Sunday, November 7, 2010

Communications Can Take Us Futher (More Than We Ever Thought)

Hey there, people!
Whoever read this blog (or maybe it's just me myself and I haha)

Have nothing to do, leyeh-leyeh di kasur, nonton TV seharian ternyata ga segitu jeleknya kaya yang dibilang orang-orang.

Karena dari hasil leyeh-leyeh seharian, I can think and see about a lot of things from television or simply by turning up the volume of my radio.

Media komunikasi yang luar biasa. TV dan radio bisa bawa kita ke tempat yang sangat jauh bahkan ke luar angkasa.

Itu baru 2 contoh.
TV berkomunikasi dengan kita biarpun (keliatannya cuma 1 arah). Kita bisa dapet banyak banget informasi. Mulai dari bencana alam di Jogja + Mentawai + Wasior, cerita kehidupan selebritis dalam dan luar negeri bahkan sampe kehidupan di planet lain.
Sedangkan radio (God, I love this thing!), benda kecil ini bisa bawa kita ngedengerin musik dari berbagai macam negara tanpa harus ada di negara itu.

Simple thing but it's so amazing!

I really do believe that communication could take you anywhere you want!

Mungkin secara fisik, kita ngga kemana2, tapi wawasan kita yang bisa pergi jauh kemanapun dia mau.

And that's exactly what I love about communicating with many people.

Have you ever realized that in every single conversation with anyone and anywhere it is, you'll always get something new?

Let me tell you stories. My stories.
I like to talk to people (whoever they are) and I got many interesting things.

Mulai dari ngobrol sama tukang parkir di Circle K ciranjang. Bapak tua yang tadinya punya karir di sebuah perusahaan tapi kena dampak pengurangan pegawai dan akhirnya kerja sebagai orang yang berjasa membantu kita dan memudahkan kita memarkir kendaraan dengan teratur. He seem old, mulai tertatih jalannya, tapi dia punya keramahan dan semangat menjalani hidupnya. Obrolan tentang banjir dan pemerintahan pun menjadi menarik. Bisa ngeliat sudut pandang bapak itu adalah sebuah pengalaman luar biasa yang ngga diajarin di sekolah.

Another stories are coming from taxi drivers (my favorite object to talk to).
Ngobrol sama pengemudi taksi adalah hal yang bikin gw bisa berpikir banyak hal. I'm kind of person who only use 1 brand of taxi (the bird and the blue).
I've talked to more than 25 taxidrivers. And they always have many stories. Mulai dari cerita horror, cerita tentang keluarganya, kerjaannya, pemerintah dan sebagainya. Gw bisa tau daerah mana yang angker biarpun gw ngga pernah ke sana. Gw bisa kebayang keluarga mereka yang hidup di kota lain (yang gw juga belom pernah kunjungin). Dan gw bisa ngeliat berbagai macam karakter orang. Mereka emang satu profesi, satu perusahaan tapi mereka punya karakter yang berbeda-beda. A good thing for me to learn how to handle and communicate with many different people.

There's a story (fresh from the oven) and it was one of my most memorable experience).
I've been volunteering for a fantastic movie festival these couple days. And I like that job.
Dari 4 hari gw duduk di booth itu, gw udah ketemu banyak banget orang dengan karakter yang unik-unik.
Ada anak SMP yang ngga dikasih HP sama ibunya dan cinta banget sama komik + anime (you might think that this kid kinda freak or nerd. Well, maybe. But, he has something that. He has his own world and he's happy).
Ada orang yang suka banget sama film super sadis. Makin berdarah-darah makin tertarik. Ada yang cuma ikut-ikutan temennya. Ada juga yang lomba banyak-banyakan beli tiket demi prestis.
Banyak banget karakter orang di sana.

Tapi satu yang paling gw inget.
I remember this person came to our booth. Seseorang yang sangat ceria dengan 3 teman lainnya.
Buka percakapan dengan becandaan "saya mau tanya ada apa ini?".

Me and other volunteers try to explain about this particular event. Tapi nampaknya pada saat itu temen-temen volunteer yang lain sibuk ngajak ngobrol 3 temennya dan 1 orang ini ngobrol sama gw.
I don't think that this person cares about this event, this person just love to have a conversation with us.
Selesai ngejelasin film apa aja yang direkomendasi, dia becanda dengan nanya "kok boothnya ngga ada kue-kuenya sih?"
Dan para volunteer cuma ketawa dan bilang "wuih!! Ngeledek aje!"
Dia bilang "lho? Ngga, maksudnya gw mau beliin. Itu pertanyaan pancingan doang!"

Me and other volunteers was shocked! Antara ngga enak, pengen sama takut dikerjain semua nyampur jadi satu.
Akhirnya si orang ceria dan baik hati tadi ngajak gw untuk beli makanan dan milih sesuka hati.

Di jalan dari booth ke tempat beli makanan ditambah ngantri ngabisin waktu sekitar 10 menit. But that was definitely my longest and the most memorable and valueable 10 minutes in my life.
Dia cerita banyak kalo dia adalah seorang dosen yang juga direktur sebuah perusahaan ternama dan juga wiraswasta (yang terlihat sangat humble dan ramah).
Banyak cerita dan pelajaran yang dia bagi selama ngantri.
Obrolan yang rasanya kaya ngobrol sama orang yang udah kenal lama banget (padahal baru 10 menit lalu).

Orang yang sangat ramah, royal, senang becanda dan ngga pamrih. Gw bahkan ngga ngira kalo orang ini bisa segitu pedulinya dan royalnya sama gw dan temen-temen gw. Gw juga ngga ngira kalo bisa dapet banyak banget informasi menarik dari orang ini.

Sebuah pengalaman absurd tapi berkesan dan ngasih banyak pelajaran. Cuma dimulai dari sebuah obrolan kecil.

Communication has taken me to another level of a journey.
Communication has given me so many things and lessons.
Communication has given me a lot of chances to meet great people.
Communication has taken me further (more than I ever thought)

Dan satu hal yang gw dapet dari berkomunikasi dengan berbagai macam orang adalah sebuah pelajaran untuk memaklumi dan belajar cara berhadapan dengan berbagai macam jenis kepribadian. Jangan pernah menilai dari penampilan karena kita ngga akan pernah tau apa yang bisa kita temuin dari hasil komunikasi kita dengan dia.

It's amazing that my body wasn't going anywhere that much, but my visions has been travelling to many places.

Hey dream! One day, I will live in Italy for good! And I believe that communication can take me there (dengan izin Tuhan juga pastinya hehe)

Friday, October 29, 2010

A Friend Could Teach You More Than Your Teachers Did

Let me tell you a story about a friend. A great friend actually.

He's just a simple man, not too tall, doesn't have a great body or even six packs but 1 thing that he has.. A BIG HEART.

This man is just a simple guy with his loaded brilliant brain.
I'm grateful to have an honorable privilege to call him "my friend".

If you see his appearance, you might think that he's just an ordinary guy. But when you get to know him deeper, you'll find many figures in his personality. He can be my friend, he can be a wise brother, he can be an evil sometimes BUT he definitely is a teacher for me.

I remember the day that I sat down in front of him, talking about shits that I faced at that time. He was really calm, listened to every words I said wisely and advising me with some wise thoughts.

He's the kind of man who never shows you that he's upset or stressed out by some shits. He sometimes said that "he's fucked up", but 1 thing that I admire, his face never shows it.
He keeps treat his work mate politely, he keeps telling some jokes even though sometimes it's "nyinyir", he simply keeps being him.

Every time I see this man, a great friend of mine, something within myself believes that soon this man will be a successful man. I can see that less than 6 years, he would be running his own company, being a great boss and being a great father.

I have no doubt about that. He knows what he wants. He knows what he needs to do to achieve what he wants. And the most important thing, he knows how to treat people and motivate people. I know that because apparently, he became one of the best teacher that I ever had.

I learned how to pursuit my passion as he always does. I learned how to cope with uncomfortable things in life.
I learned how to keep thinking positive in any situations.
I learned how to keep my positive attitude, cause this is what me and him always discuss and agreed (positive attitude is the most important thing in social life).

I see that many people love him and admire him, not for his looks, not for his money or car, but simply for the way he is.
He is the man that you'll be so proud to say "hey, that guy is my friend".

This man has taught me many things. He taught me things that even no teachers at school had taught me before.
A simple man who can be a teacher for many people. A simple man who has been a teacher figure for his friends.

Hey, buddy! I never say it before. But if you ever heard about Great Teacher Onizuka, that is exactly who you are in my eyes.
I know you'll be a successful man!
Thank you for everything, thank you for all the inspirations.
Thank you for all that "sharing without judging" moments.
Thank you for being a great motivator
Thank you for being you

As you always say "I'll see you soon, buddy"

Tuesday, October 26, 2010

Catch the Rainbow

#nowplaying Copeland - Coffee

It's raining now and that's my favorite song to played when it's raining.
A great song to accompany me driving around Jakarta just simply to put a little smile on my face to literally face the Goddamn hectic traffic in Jakarta.

Well anyway, i used to love rain.
I really did. To me, rain could bring some kind of peaceful feeling.
When you have a hectic life, just stop for a while, come near to the window and watch or even hear the sound of pouring rain.
I bet you will find a peaceful sound. And not to forget, there's always a rainbow after the rain.
A gift from God to color your day beautifully.

To me, rain is more than just a weather or just a part of climates.
I think rain is a big gift from God. It indeed is.

But apparently, lately, rain is not that friendly and calm anymore.
i used to love it but now i'm afraid of it.
We are terrified everytime the rain is pouring.

We're scared that the rain will cause an extraordinary traffic jam
We're scared that the rain will cause a flood
and the worst part is we're scared that the rain will take our life

Lately in Jakarta, the rain seems like holding an anger to us.
it seems like the rain hates us.
Even the rainbow has rarely showed up lately.

Don't you think so?

Hmm.. Okay..
Coba kita analisa alasan si tuan hujan marah..

Pertama:
seberapa sering kita mengeluh?
Keluhan-keluhan seperti "anjrit!!! panas banget hari ini!!!" atau "ah sial ujan!! baru cuci mobil"

i admit, i do that oftenly.
Gw melakukan itu tanpa sadar kalo sebenernya...pada saat kita berbicara, alam mendengar kita.
yes indeed.
Gimana mereka ngga kesel kalo setiap mereka muncul bergantian kita tetep aja nyalahin mereka.

Musim panas SALAH! sawah-sawah pada kering, kita jalan keringetan dan berbagai macam keluhan lainnya.
Musim hujan SALAH juga! banjir, naik motor keujanan jadi harus menepi, baju basah kuyup.

apapun yang kejadian sama kita, kita salahin mereka.
so how could they not be mad?

Kedua:
Sebenernya, Tuan hujan dan Nyonya panas udah berkali-kali ngasih kita semua pelajaran.
Tapi mungkin...kitanya aja yang ngga mudeng.

Banjir: hal yang jadi masalah tahunan warga Jakarta.
Tapi apa kita semua belajar dari kesalahan? belom juga.
Pemerintahnya juga masih ngga serius.
Sibuk ngebangun apartemen dan mall buat memperkaya diri, kita warganya juga masih ngga peduli sama lingkungan.

Gw pun masih suka buang sampah sembarangan. Gw juga mengakui gw ngga mau naik kendaraan umum karena menurut gw ngga nyaman.

So, do i have a right to be mad at the government?
yes! kenapa? karena biar bagaimanapun gw adalah warga mereka yang berhak untuk protes..
Tapi...PR buat gw adalah menekankan pada diri gw sendiri untuk berkontribusi ngejaga kota ini.
GW HARUS STOP BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!!!

Nah, kalo kita bisa sadar untuk memperbaiki diri kita sendiri, kenapa pemerintah yang udah bertahun-tahun nanganin masalah banjir ini masih gitu-gitu aja ya?
hmm, soal ini mungkin mereka yang lebih bisa menjawab.

Banyak hal yang terjadi akibat dari kemarahan Tuan Hujan ini.
Macet yang ngga karu-karuan.
25 Oktober mungkin adalah hari yang akan selalu diingat sebagian besar warga Jakarta yang terjebak macet dan banjir. Mereka yang menghabiskan waktu 4-6 jam untuk bisa pulang ke rumahnya.
Mereka yang harus mencari tempat kerabatnya untuk menginap karena akses ke rumah mereka tidak bisa dilewati.

Banyak banjir atau yang disebut oleh bapak yang terhormat dengan istilah "genangan" di sebagian besar wilayah Jakarta dan mengakibatkan kerugian materi, waktu bahkan nyawa.

Ada yang nangis menghadapi kegilaan Jakarta kemaren, ada yang santai, ada yang marah-marah, ada yang ketawa-ketawa dan ada yang stress.
Berbagai macam reaksi kita lihat di berbagai macam pribadi yang berekspresi.

Mungkin terlihat biasa aja.
Tapi coba kita bayangin sebentar aja.
Di kemacetan yang segila itu, dengan akses yang serba terhambat kemana-mana.

Pernahkah terlintas dalam benak kita jika ada seorang ibu hamil yang harus segera melahirkan tapi ngga bisa kemana-mana karena jalanan yang macet dan banjir?
Gimana nasibnya dan gimana nasib anaknya?

Hujan itu seharusnya indah
Hujan itu seharusnya anugrah
Hujan itu seharusnya santai
Hujan itu seharusnya damai

PR ini harus segera gw selesein!
gw ngga boleh buang sampah sembarangan lagi
NGGA BOLEH!!!

i wanna see that rainbow again.
when the rainbow has came out, that means Mr. rain is no longer angry.

Let's work together
If the government can not, we certainly can do!

Lelah rasanya kalo harus berharap pada suatu organisasi atau lembaga yang selama puluhan tahun tidak pernah menunjukkan perubahan

Ironis, karena kita sebagai manusia yang tiap tahun berulang tahun aja selalu punya perkembangan dan perubahan positif setiap tahunnya.

So let's be nice to Mr. Rain.
Let him knows that we had learned
Let him showers us with those peaceful sounds again
Let him brings his old friend back.... The Rainbow itself...

Tuesday, October 12, 2010

Indonesia & Beragam Keunikannya

If you're expected that I'm gonna talk about Indonesian culture, such as: traditional dance / music / clothes, beautiful places / culinary, YOU'RE WRONG!

Sorry..
Akhir2 ini gw melihat banyak hal yang lebih unik dari Indonesia. Apa itu?
Ngga jauh2 lah..
1 kata: PEMERINTAH

Coba kita jabarin satu2 ya..
Kenapa gw bisa geleng2 kepala saking uniknya Indonesia.

CERITA PERTAMA:
Bangun pagi2, nyalain TV (ini ritual wajib gw tiap pagi), dan TUMBEN2an gw stuck di 1 channel berita (biasanya ngga pernah gw sentuh tuh).
ASELI!!! Mata gw melek seada2nya baca title "pemerintah berencana menaikkan tarif parkir 5x lipat"
And I can silently scream "IS THIS A JOKE?! Gila! Parkir sm bensin mahalan parkir!!!"

Tarolah tarif parkir standard 2000/jam (ada jg yg 3000/jam). Kalo naik 5x lipat, brarti sejamnya 10rb. Minimal (buat org kantoran / kuliahan) parkir 3-5 jam. Brarti 30rb-50rb sehari, MINIMAL! Bensin, 50rb bs 2 hari biasanya.
What makes it so funny is that perusahaan parkir yg banyak di mall2 itu selalu nulis "barang yang hilang bukan tanggung jawab kami"
Lucu ya? Lahan bukan punya dia (dia jg numpang sm yg punya tanah), tarif mahal tapi kendaraan kita ngga dijamin apa2. Trus kenapa ngga parkir di pinggir jalan aja? Toh sama aja tuh resikonya.
Lucunya lagi, mereka bilang kalo naikin tarif parkir itu supaya ngurangin jumlah kendaraan di Jakarta (maksudnya supaya orang2 mau naik kendaraan umum)
Hadeh.. Kenapa sih mereka ngga bs mikir hal yang sangat simple? Orang jakarta yang pake mobil / motor pribadi ngerasa nyaman dengan kendaraannya. Jadi kalo mau bikin mereka naik kendaraan umum, buatlah kendaraan umum yang nyaman & terpadu. Sayangnya blom ada tuh. No offense to transjakarta, but that's the truth. And as always the truth is ugly.
Knp ngga jadiin aja monorailnya? Sengganya monorail ngga ganggu jalan umum & ngga kena banjir karena dia di atas, ngga kena demo jg.
Yah tapi lagi2, gwkan bukan siapa2, jadi cuma bisa nuangin uneg2 di sini aja.

CERITA KEDUA:
Masih hasil dari nonton TV acara berita juga, gw nonton interview sebuah media dengan seseorang yang berpengaruh.
Tema wawancara "jakarta terancam tenggelam 2012".
Pertanyaan: bagaimana antisipasi & tanggapan anda mengenai ancaman jakarta akan tenggelam?
Ini menarik! Karena harus diakui, Jakarta sering banget kerendem kalo ujan gede.
Yang lebih menarik lagi adalah jawaban sang narasumber.
Beliau bilang "kalo kita mau Jakarta ini menjadi tempat yg nyaman & terpadu, saya ngga bisa kerja sendiri. Ayo kita semua bekerja sama. Contohnya: jangan pake busway untuk kendaraan pribadi. Ikuti aturan. Itukan khusus transjakarta. Ini aja masih banyak yang melanggar" dan obrolan itupun teralih pada jalur bus istimewa tersebut.
Hmm..hello? Can I speak to you? HEY WE'RE TALKING ABOUT THE DROWNING JAKARTA!!!
Luar biasa! Unik sekali perbincangan tersebutkan?
Bahkan emosi saya nontonnya hehe..

CERITA KETIGA:
Yah mungkin kedengeran ngebosenin atau mungkin keliatan "sok pinter" tapi maaf, cerita ini juga didapet dari channel berita yang sama. (Wow! I can't believe I literally watching news!)
Ini baru banget dan gw tetep geleng2 dengernya.
Pemerintah berencana mencanangkan "1 Hari Tanpa Nasi"
Ckckck...dan perbincangan itu pun mendapat banyak banget respon kontra dari penelefon.
Ada yang tenang tp kontra, ada yg tegas menolak dan ada yang super nyinyir.
Tapi, narasumbernya cool banget. Beliau tenang aja jawabnya.
Tapi tetep aja gw geleng2.
Iyalah! Sawah di Indonesia itu luas banget. Banyak petani yang menggantungkan hidupnya juga dari penjualan beras. Coba deh pergi ke daerah bekasi/cengkareng/serpong belakang/carita. Banyak banget sawah. Belom di daerah jawa tengah dll.
Kalo aja pendistribusian dan perhatian ke petani lebih ditegasin dan dimaksimalin, kita pasti udah kaya dari hasil pertanian.
Lagipula kalo aja pembangunan di Indonesia ini merata, ide kaya gini pasti ngga akan ada dan ngga jadi kontroversi.
Kenapa?
Simple! Ini pelajaran SD kok.
Emang sebagian besar masyarakat makan nasi, tapi di daerah2 lain banyak kok yang makanan pokoknya itu kentang atau sagu atau jagung.
Tapi ngga keexpose aja.
Yang diperhatiin cuma Jakarta dan sekitarnya.

Kalo mau jujur, ngeliat sawah dan lahan Indonesia yang seluas itu, harusnya kita ngga ketakutan keabisan bahan pangan kaya beras. Ngga impor beras juga.
Bahkan harusnya kita ekspor!
Indonesia kaya banget kali!
Kenapa jadi ketakutan kalo beras bakalan abis dan dialihin pake kampanye ngga makan nasi dengan dalih "baik untuk kesehatan"?

God, that was so cliche!

1 keunikan Indonesia yang paling khas adalah kita menikmati sesuatu yang klise.
Itu pendapat gw.
But again, gw cuma seseorang yang baru saja lulus S1 jurusan komunikasi.
All I can do is just write down my thoughts and complaining about things.
But 1 thing, I think we're all tired with all of that craps.

I pray the best for this country.
Karena sebetulnya, banyak sekali pihak yang sangat ingin memiliki negara ini karena kekayaannya yang luar biasa.
Mungkin karena terlalu berlebihan kekayaannya makanya jadi agak ngga teratur. Karena seperti yang orang tua bilang "yang berlebihan itu ngga baik"

Friday, August 6, 2010

Another Gloomy Thoughts

I'm staring at the mess I made
I'm staring at the mess I made
I'm staring at the mess I made
As you turn, you take your heart and walk away

And it's you, and it's you
And it's you, and it's you
And it's falling down, as you walk away
And it's on me now, as you go


Well those are the words that's been stuck in my head lately
THE MESS I MADE

I don't know why, but i feel so GODDAMN tired
NO!!! I feel EXHAUSTED

why does everything i do feels like turning into different directions?
why does everything that i love slowly fade away?

Where the hell did i do wrong?

I've done everything you've asked
I've done everything you wish

I've done everything they've been asking for
I've done everything they wish i do

Isn't that enough?

Have you ever asked what i need?
Have you ever asked what i want?

Have they ever asked what i need?
Have they ever asked what i want?

Hey,
don't you know that it hurts watching you fade away?
don't you know that it's hard having you suddenly not around?

you asked me am i serious or not
well here i am
standing here waiting

WHERE ARE YOU?

Saturday, July 24, 2010

THE OVERRATED DAY

Well hello there,
greetings on my birthday to you all..

yes, today is my birthday..

mungkin beberapa orang selalu menunggu dan senang sekali ketika hari ulang taunnya tiba
mungkin beberapa orang akan menuliskan berjuta kata dan kesan bahagia di hari "yang katanya special" untuk dia

well if you guys are part of those types of person, i'm sorry guys.. I'm NOT in your team..

terlihat aneh?
mungkin beberapa orang akan mencemooh jalan pikiran gw ini.
mungkin juga mereka akan menasehati gw panjang lebar mengenai betapa gw harus bersyukur dan bersenang-senang di hari "yang katanya special" ini.

Okay, i got your point.
gw bukan ngga bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan kepada gw sampe gw bisa menapaki umur 22 ini, tapi yang gw gugat di sini adalah konsep di kepala kita bahwa ulang tahun adalah hari yang special.
Hari dimana si orang yang berulang tahun harus merasa jadi raja atau ratu sehari
Hari dimana semua orang meminta si yang berulang tahun untuk mentraktir teman-temannya
Hari dimana semua orang mendoakan si yang berulang tahun
Hari dimana si orang yang berulang tahun bebas berekspektasi dan berangan-angan untuk mendapatkan apa yang ia inginkan (mungkin juga yang dibutuhkan)

Kenapa harus begitu?
apakah kita hanya boleh bahagia di saat kita berulang taun aja?
apakah kita hanya boleh berbagi rejeki di saat kita berulang taun aja?
apakah kita hanya pantas didoakan pada saat kita berulang taun aja?
Dan apakah kita harus berharap lebih saat kita berulang taun dan Tuhan memberikan dispensasi dan toleransi yang lebih di hari ulang taun kita?

well i don't think so.

dari tahun ke tahun gw selalu bertanya-tanya kenapa hari ulang taun itu harus menjadi suatu yang special.
pada akhirnya disadari atau tidak, seberapa banyak pun orang yang datang pada hari ulang taun kita, ada sesuatu yang terasa hampa.
euphoria yang terjadi di hari itu akan membuat kita ketagihan.
ketagihan untuk diistimewakan.
hingga pada akhirnya tercipta konsep bahwa setiap tahun kita harus selalu sebahagia itu di hari ulang tahun kita.
kita membuat ekspektasi yang ingin kita dapatkan dari lingkungan sekitar.

i chose not to.
i hate my birthday
bukan membenci hari dimana gw diturunkan ke dunia dan dipercaya oleh Tuhan untuk menjalankan hidup gw sebagai manusia,
tapi membenci ekspektasi yang tercipta dalam diri gw dan tuntutan untuk lingkungan sekitar yang gw ingin dapatkan dari mereka di hari itu.

to me, BIRTHDAY IS OVERRATED as well as love
but however, love is always needed. It's natural.
What about a birthday party? is it that necessary?
I think the older i am the more responsibilities i'll get.

Yang gw rasakan sekarang adalah:
rasa terima kasih yang begitu besar pada Tuhan karena masih bisa bernafas sampai detik ini
rasa sesal karena banyak sekali hal yang kurang baik pernah gw lakukan
rasa bersyukur atas semua yang telah Tuhan berikan pada gw
rasa bersyukur atas semua cobaan yang pernah gw alami
rasa takut akan seperti apa hidup gw ke depannya

Buat gw ulang tahun selalu menjadi beban
BEBAN UNTUK MENATA HIDUP DAN MENJADI ORANG YANG LEBIH BAIK KARENA SUDAH BANYAK YANG MENDOAKAN KITA DI HARI ITU

Monday, July 19, 2010

A TRIBUTE TO YOU

Hey to you...
Yes YOU!!! You know who you are

You are the one whom i call a friend
You are the one whom i call an enemy
You are the one whom i call a sister
You are the one whom i call a family
YOU ARE THE ONE WHOM I CALL A GREATEST FRIEND OF MINE

This blog is dedicated to you as a gift and a tribute to you
Why?
SIMPLE! Because you are always there for me while i am not always there for you

Okay, let's talk about you, mate! Let's talk about us and our friendship.
Agak capek ya bahasa inggris terus tapiiii berkomunikasi dengan bahasa inggris adalah salah satu hal yang mengingatkan gw tentang lo.

Kenapa? Simple banget!

Do you remember that we like to chill out somewhere, sitting down at a nice place, watching people walking by and start to have nasty comments about all those "labil" teenagers?
WE TALK IN ENGLISH

Do you remember that we like to try some new cozy places in town and we both love a place somewhere in Kemang?
WE TALK IN ENGLISH THERE

The point is, we both know that our english are not so good but we are comfortable to use it with each other.

Ngga cuma sok-sok bahasa inggrisan aja yang ngingetin gw sama sosok lo, there are plenty other things that remind me of you.

Kita bukan sahabat. Kita ngga perlu selalu ketemu setiap hari atau seminggu sekali atau sebulan sekali, tapi masing-masing dari kita selalu ada di hati.

WOW! i felt so relieve to say those words. Gw tau kata-kata seperti itu ngga akan pernah keucap secara verbal karena kita pasti bakalan ketawa ngakak dan jijik sendiri dengernya.

Banyak hal yang udah kita lewatin banyak hal yang udah kita bagi.
Gw bukan sosok temen yang sempurna buat lo tapi buat gw lo adalah sosok teman yang "cukup".
Buat gw, "cukup" itu udah luar biasa karena ngga ada yang sempurna di dunia ini dankaya yang kita sering bahas "
sesuatu yang berlebihan pasti endingnya ngga pernah enak".

It's funny how we've gone through this far.
Kita yang pernah satu selera dan satu kata
Kita yang sering berbeda
Kita yang saling mengerti
Kita yang saling mencela
Kita yang saling menyayangi
Kita yang saling membenci

Banyak hal yang membuat gw merasa lo pantas untuk diberikan tribute seperti ini.
Lo mungkin bukan pahlawan nasional, bukan mahasiswa teladan yang berprestasi atau seorang yang memiliki jasa besar pada negara.
Tapi lo adalah salah satu orang yang berjasa dalam hidup gw.

I remember the day that i was so "galau"
(and yes, you are so freaking tired with my "kegalauan" but you're always there anyway)
you took me away to Bandung (my favorite place to escape and yes YOU KNEW IT TOO).

It was 3 of us having an absurd trip and you made it.
Suddenly the "galau" was GONE.


Setiap kali gw galau, ngga peduli seberapa capek lo dengan sifat gw, ngga peduli seberapa sebelnya lo sama jalan pikiran gw, lo tetep ada di sana duduk tenang dan mendengarkan.

Kita ngga pernah sekata kita ngga pernah sepemikiran tiap kali kita berbagi cerita.
Satu hal yang kita lakukan adalah saling jujur.
Lo selalu bilang apa yang lo ngga suka dan apa yang lo suka.

Ngga pernah ada yang ditutupin ngga pernah ada yang disembunyiin.
Begitu juga sebaliknya.

Dan rasa hormat gw ke lo ada di puncaknya ketika gw bercerita sesuatu kepada lo.
I know it was hard for you.
I remember that day.
I remember every part of it so clearly.

We sat down on my car (yes, we have a same type of car! Yours: Toji, Mine: Agi)
You were so calm and i was so gloomy
I talked, you listened
I was scared and you calmed me down
I remember looking to your eyes and see how disappointed you were by my story
But amazingly, you were there calmly, talked to me maturely and we ended that conversation nicely
I WILL NEVER FORGET THAT MOMENT

hey, mate..
This saturday is my birthday, i'd really love to celebrate it with you
Just me and you
I always love to have an absurd trip with you
We always love to drive nowhere and plug in your ipod and just keep driving nowhere

I always wanna come down to Bandung again. You know how much i want it.
I'll be so happy to spend my special day with you, mate.
But sadly, the deadline of my thesis makes it hard to go to Bandung.
I wish you could be here this Saturday
There's so many stories that i wanna tell you
There's so many "not funny" jokes that i wanna share with you
But you can't be here and i can't be there either

It's okay. I'll spend my birthday alone then.
Call me when you're in town and let's have an absurd trip again as usual.



I miss the moment when we were in Bandung.
Sitting down at Lisung, being galau, talking about nothing, laughing till we're crying.
We got bored of each other and missing each other the next day.

Yes we are that simple
Kita bukan sahabat yang menjual janji
Kita bukan sahabat yang bilang "musuh lo musuh gw juga, temen lo temen gw juga"
Kita hanyalah dua orang manusia yang berteman apa adanya, tidak menuntut apa-apa, hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk satu sama lain tanpa kata tanpa pamrih
Kita hanya berusaha menjadi kita


That's us..

You and me are that simple
we miss each other
we hate each other
we agreed each other
we argue each other
we got bored with each other
then we go back to the missing each other part

One thing that we are proud of each other is the part that we are always being honest to each other and we never judge each other

it might sound cheesy and we're gonna laugh about what i'm gonna write BUT this is the fact that:

I LOVE YOU UNCONDITIONALLY, MATE!
YOU REALLY ARE THE GREATEST FRIEND OF MINE
THE ONE WHO ALWAYS BE THERE FOR ME
THE ONE WHO ACCEPT ME FOR THE WAY I AM
THE ONE THAT I CALL A FAMILY

Thank you for always being true and honest to me
Thank you for always there for me
Thank you for all of the anger
Thank you for all the tears
Thank you for all the laughs
Thank you for all the love

I won't ask you for anything except one thing
JUST KEEP BEING YOU
not more, not less
Just keep being who you are

Saturday, July 10, 2010

Long Road to My Home

Beberapa taun yang lalu, papa dan mama nanya "kamu mau kuliah dimana?"
Dengan gengsi yang tinggi otak ini langsung memilih 2 universitas negeri impian dan 2 universitas swasta terkemuka di tengah kota Jakarta.

Mereka sempet bilang "Cari yang deket rumah aja. Kalo kuliah kejauhan ntar repot"
Dengan sangat yakin dan lantang gw mengemukakan sebuah alasan: "jurusan yang aku mau itu bagusnya di universitas itu (letaknya di pusat kota jakarta). Di deket-deket sini mah ngga ada yang kece".

Namanya juga orang tua, mau yang terbaik buat anaknya. Masuklah gw ke universitas swasta ini (agak sebel sih ngga diterima di universitas negeri yg itu!). Awal-awal, si anak banyak mau ini (gw sendiri) masih mau naik bus ke kampus. Busnya juga milih! Harus yang kece!!! Lama-lama mulai manja nih kalo ujan maunya naik taksi. Sempet naik motor tapi tetep kalo ujan minta naik taksi.

Dari situlah gw bisa dibilang sangat akrab dengan brand taksi terkemuka di Jakarta. Dari rumah ke kampus dan dari kampus ke rumah, perjalanan yang gw tempuh rata-rata menghabiskan waktu 1 jam. YES! There's a long road to my home (and the traffic is usually insane).

Buat ngilangin ngantuk atau bosen di perjalanan, gw selalu ngobrol sama si pengemudinya. I always love the conversations karena pasti ada aja cerita menarik dari si pengemudi yang berbeda-beda. Ada yang keluarganya ngga tinggal di Jakarta, ada yang dulunya kerja kantoran dan sangat mapan bahkan ada yang baru lulus S1 dengan muka yang super kece!

Cerita yang gw dapet juga variatif banget. Ada yang seneng banget cerita serem (dan asli, ceritanya emang serem! secara kejadiannya dia alamin sendiri), ada yang suka curhat tentang keluarganya, ada yang cerita soal kerjaannya yang dulu. Kepribadian mereka juga beragam banget. Ada yang baik dan halus banget, ada yang cool, ada yang jutek males ngomong, ada yang sangat pintar dan berwawasan luas dan ada yang unik-unik lainnya.

I do think sometimes "hmm...kalo naik taksi terus-terusan bisa kere! tapi kalo sekali-sekali selalu menyenangkan karena selalu dapet hal-hal baru yang bisa dijadiin pelajaran atau cuma sekedar obrolan menyenangkan buat ngilangin stress di jalan".

Tulisan ini sebenernya cuma buat berterima kasih buat pelayanan yang sejauh ini 80% menyenangkan dari taksi itu. Yah ngga mungkin 100% menyenangkan karena ngga ada yang sempurna. Tapi so far, gw sangat puas dengan service dan keamanan yang dijanjikan oleh perusahaan taksi tersebut.

Berhubung udah hapir 3 minggu si AGI (mobil kesayangan) di opname di bengkel, taksi-taksi itu jadi teman setia yang nganter jemput gw di saat-saat penting. Lokasi rumah yang di pinggiran kota Jakarta (tapi nyaman dan kece *tetep SOMBONG!*) dan argo yang HARUS DIAKUI MAHAL agak sedikit terobati rasa perihnya berkat pelayanan dan cerita-cerita menarik yang selalu ada dari para pengemudi.

Semoga ke depannya pelayanannya tetep luar biasa dan selalu menjaga kualitasnya
Dan semoga ke depannya saya bisa punya tempat tinggal di tengah kota! Amiin!

Wednesday, June 30, 2010

1st Thought in July

Woke up today, grab my phone, open twitter and just realized that it is July already.

I was born in July, I used to love this month. When I was a kid, I always wait for July to come. In my not-so-smart-yet-naive little brain, I used to imagine that I'm gonna get plenty birthday gifts from my parents, family and friends. I used to count my age, the older I am the happier I am (at least that what I was thinking back then). Waiting to be sweet 17 so people will take me seriously cause I'm mature enough and have my own "KTP" and feel so independent.

(Sigh) what a good memory! I'm gonna be 22 this month but somehow, this year, I feel so old. God gave me lots of education this year. I feel like I'm 25. I'm grateful for that. In my not-so-young-and-not-so-old age, I have so many incredible experiences in my life.

What makes July 2010 so different is simply my point of view of things has changed.

I'm no longer jumping around happily waiting for my birthday cake and gifts. I'm no longer thinking about celebrating my new age. I'm no longer wanna be older and no longer happy to see the larger number that's called my age.

It's not that I'm not happy, it just means I'm becoming a mature person. I think about my responsibilties seriously, I start to plan my vision and mission and I have to reach my goals.

My point of view about happiness has changed. To me, happiness is when I'm surrounded by people who'd be there whether I'm happy or sad. Happiness is simply when I could smile and make others smile. Happiness is simply ME, simply YOU and simply OUR SELVES WHO CREATE IT.

My point of view about many things in life has changed. Money.. It's just something that I used to love but somehow I'm no longer in love with it. To me, money is a dangerous thing. We need it but we got controlled by money sometimes and that sucks. People create money, so people should control and not being controlled by money.

Talking about love, (sigh) it takes few seconds to me to think what I'm gonna say about love. I just realized that love is complicated. Love is detail. Love is a lie. Love is a truth. Love is unpredictable. Love is full of surprise. Love is an obsession. Love is free. Love is an expensive thing. Whatsoever you define it, to me love is something that controls your daily life.

Love is something that makes you smile like a moron. Love is something that makes you really sad. Love is something that will put butterflies in your stomache. Love is something that will hurt you so bad.

Sounds complicated? Hold on.. There's a thing that is more complicated than LOVE, it's called "CHOOSING". The older we are, the more choices we have to decide. I hate to choose. I hate to decide. I hate to feel disappointed and I hate to see someone got disapponted by me or my decisions. It's insanely ouch when you have to see somebody's eyes and you see a huge disappointment there that's caused by you. However, choosing or making a decision is something that we have to do everyday. It's a daily activity whether you like it or not. Our duty as a human is to live our life and do the best in every single second of our lifes.

Consider what I wrote before, the most complicated thing in this life is when we have to choose a person to love. It drives you crazy sometimes. When your heart tells you different things from your brain. When you feel something that you can't deny but somehow the situation pushes you to choose. When you love someone but he/she doesn't love you back and you can't move on. When you love someone but you can't be with him/her and you decide to be with someone else while you know your heart is still for the one you love. When everything feels right while it's wrong and you have to let go. And last but not least, when you have to regret something while it's too late and you can't get your love back.

Those are the things that happen in our daily activities. Those are the things that controls our daily moods. And those are the things that we are scared the most. Scared of making a wrong decision that we will regret for the rest of our life and we are not gonna be happy (again)

Welcome July, welcome new age, welcome new life, welcome new love, welcome new choices. Welcome Happiness (Amiin)

Tuesday, June 22, 2010

Curhatan untuk Tuhan

Mengawali hari ini, terbangun pagi dengan perasaan yang ngga pasti.
Seperti biasa, hal semacam ini udah jadi bagian dari keseharian.

Ada dua pilihan bersuara di dalam hati: "Berusaha menghibur diri atau menutup mata lagi?"
Hmm... apapun itu hari ini tetap harus dijalani.
Perlahan-lahan membuka mata setelah selesai mengucapkan doa agar hari ini membawa bahagia.

Hari ini banyak yang harus diselesaikan tapi satu hal yang ngga pernah bisa selesai adalah pikiran.
Otak ini seperti tidak mau berhenti biarpun hati ini memohon untuk menyudahi

Daftar kegiatan hari ini: mengurus Agi (mobil kesayangan gw yang tampaknya ngga sayang-sayang amat sama gw karena rewel sekali), menyelesaikan semua kewajiban (pekerjaan yang ngga boleh jadi beban) dan terakhir menyelesaikan skripsi (sesuatu yang akan sangat melegakan)

Tugas pertama: AGI!
Melaju dengan rasa ragu dan takut. Melihat tatapan mama yang terlihat lelah seperti berkata "kenapa lagi sih mobil kamu?". Tuhan, saya bersyukur banget dikasih kenikmatan bisa kemana-mana dengan mudah dan ngga keujanan tapi kalo boleh bersikap sebagai manusia Tuhan, saya mau bilang "Tuhan tolong lancarkan rejeki buat mama karena mama adalah orang yang hebat. Bukan karena dia meminta tapi karena dia memang pantas".
Dikejatuhan saya beliau selalu berkata "bersyukur sama Allah kamu bisa bertahan sampe sekarang dan dapet banyak hal". Biarpun saya bandel dan terkesan ngga pernah dengerin dia, saya dengerin kok Tuhan.. Saya ngertiin beliau kok Tuhan..

Sepanjang jalan hanya menatap jalan dengan pikiran yang kosong karena terlalu penuh. Sampai dengan selamat di tempat perawatan AGI dan mendapatkan kabar seperti halilintar.
Dengan raut wajah penuh rasa iba, ia berkata "mobil kamu turun mesin. Makan biaya dan makan waktu"
Dengan tangan yang gemetar, mata tertuju pada layar dan berusaha mengumpulkan keberanian untuk membawa sebuah kabar.
"Yah udahlah.. Mau gimana lagi? Mama juga udah ngira". Terhenyak dan ngerasa ngga enak! Perasaan itu yang sampai saat ini masih menghantui dan akan terus menghantui.

Tuhan, tolong kasih jalan keluar terbaiknya ya... :)


Selesai dengan masalah AGI (biarpun sebenernya ngga selesai juga tapi hari masih panjang dan banyak yang harus dikerjakan)

Tugas Kedua: Melanjutkan Pekerjaan!
Tuhan itu baik hati sekali. Di setiap cobaan yang Dia beri, pasti ada hadiah yang menanti.
Beberapa bulan yang lalu, gw cuma anak magang biasa. Naik pangkat jadi pekerja lepasan terus turun lagi jadi pengangguran dengan jabatan yang masih disandang sebagai MAHASISWA.
Lucunya, Tuhan kasih cobaan bertubi-tubi dan gw selalu mengeluh (satu kebiasaan yang harus gw hilangkan!). Gw selalu bilang "Tuhan, saya capek" "Kenapa begini dan kenapa begitu?" di sisi lain gw sendiri yang akan bilang "udahlah ntar juga ada jalannya" "namanya juga idup, kadang di atas kadang di bawah, You have to go down sometimes so you can climb the higher mountain".

Kalo Tuhan baca blog ini sekarang pasti dia lagi senyum-senyum dan bilang "dasar anak ini ngga sabaran" sambil ngelus-ngelus kepala gw.

Kenapa gw bisa bilang begitu? Karena menurut gw Tuhan itu baik hati dan lucu sekali. Dia suka ngasih kejutan buat kita para manusia.

Dalam waktu kurang dari 3 bulan, Tuhan memberikan gw 3 pekerjaan! Dia mempertemukan gw dengan orang-orang baru dengan cara yang ngga pernah kepikiran sebelumnya.

Just like a quote taken from my favorite movie cin(T)a :
GOD is a director

Dan apa yang gw lakukan? bersyukur di hari itu dan mengeluh di kemudian hari. See? it's a bad habit actually.

Gw mengeluh bukan karena suatu kesalahan tapi justru gw mengeluh karena keminderan gw sendiri. Gw takut ngga bisa jalanin pekerjaan yang udah dipercayain ke gw dengan sebaik-baiknya. Gw takut mengecewakan orang yang udah percaya sama gw.

GILA YA?! padahal gw percaya banget "
kalo Tuhan ngasih sesuatu ke kita, berarti dia percaya sama kita. Mau itu sesuatu yang indah atau cobaan, semuanya dikasih Tuhan ke kita karena Dia percaya sama kita". Isn't that a good thing? Tuhan percaya sama kita itu harusnya jadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Tapi emang dasar gwnya aja yang minderan dan ngga sabaran jadinya ngeluh terus.

Mulai membuka komputer dengan perasaan terpaksa "aduh kenapa sih kerjaan banyak banget ngga selesai-selesai?" dan mengakhiri tugas-tugas tersebut dengan perasaan malu "haha ternyata cepet banget selesainya". Gw meminta Tuhan ngasih kerjaan terbaik buat gw, Tuhan kasih bahkan lebih dari satu dan gw masih aja ngeluh!!! Udah selesai ngeluh, malu sendiri pas sadar kalo kerjaannya bisa selesai dengan cepat.
Dan sekali lagi Tuhan pasti lagi senyum-senyum sendiri di sana.

Tugas ketiga: SKRIPSI
Nah, yang satu ini agak menarik karena biasanya gw sangat malas menulis atau membahas tentang ini. Tapi berhubung tema tulisan kali ini adalah CURHATAN, yah colongan dikit ngga masalah jugakan?
Menyelesaikan Bab 4 adalah agenda minggu ini. Mengawali minggu ini dengan bertemu ibu baik hati. Dengan sabar dia berkata "Udah kok, ini udah tinggal dikit lagi. Kamu maju terus ya, dear" (kata-kata dear itu yang menjadi ciri khasnya dan ngangenin sebenernya. Senyumnya membawa ketenangan dan semangat baru. Namun sayangnya.... Otak gw yang luar biasa penuh ini lagi hang. Mau ngelanjutin skripsi hari ini niatnya, tapi tangan, niat dan otak ngga kompak. Otaknya mikirin Agi dan mama, tangannya malah ngetik bukan pada tempatnya (i should write something on my thesis not on my blog) dan niat tetep konsisten pada satu kata "SKRIPSI".
Bahkan sampe sekarang mereka masih perang.

Well maybe i should start doing my thesis. YEAH I SHOULD!

Hmm.. Tuhan, saya udah selesai curhatnya. Maaf ya Tuhan saya ngeluh terus.
Makasih ya Tuhan selalu "nyentil" saya kalo lagi bandel.
Makasih buat semua karunianya.
Makasih buat semua senyuman Tuhan yang Tuhan titipin lewat orang-orang yang senyum sama saya.
Makasih buat semua tawa yang Tuhan bagi ke saya.
Makasih buat semua hal yang pernah, sedang dan akan saya dapatkan.
Makasih buat semua cobaan yang Tuhan kasih ke saya karena Tuhan PERCAYA saya sanggup dan saya cukup kuat.

satu permintaan saya adalah mohon kasih yang terbaik untuk semuanya karena cuma Tuhan yang paham betul apa yang terbaik buat segalanya

Ya Allah, terima kasih untuk kepercayaannya yang begitu besar kepada saya


Terbaca Tanpa Harus Kasat Mata

I finally touch my-not-so-lovely-but-yet-comfy-blog again!
WOOHOOW!
haha agak berlebihan memang tapi menyenangkan sekali bisa menulis di sini lagi
setelah beberapa hari ini gw cuma berkutat dengan proposal, kontrak dan skripsi

Agak sombong terdengarnya? mungkin..
Tergantung bagaimana opini masing-masing yang pastinya ngga bisa gw kendalikan.
ITU HAK MUTLAK SETIAP INDIVIDU UNTUK BEROPINI

Lately, lots lots lots of things happened as usual (kayanya hampir setiap nulis blog gw pasti ngomong gitu ya? that means I'm living my life day by day no matter what)

Salah satu kejadian yang cukup bikin senyum-senyum sendiri dan lumayan tertegun (coba buka kamus ya kalo ngga ngerti artinya tertegun) adalah percakapan gw dengan seorang teman.
That's why i love to communicate, cause it always brings something new.

Gw dan dia kenal ngga terlalu lama, bisa dibilang baru banget malah
Belom ada 5 bulan kalo ngga salah
Tapi menariknya, anak ini pintar sekali menurut gw karena dengan usianya yang terbilang masih muda (dimana pada umumnya anak seusia dia labilnya bukan main) pola pikirnya dewasa.
SESUATU YANG SANGAT LANGKA SAAT INI DI JAKARTA!

Gw meminta dia buka sebuah halaman ngga penting ini (sinobitanobi.blogspot.com) dan maksa dia buat kasih opini.
Satu statement menarik yang keluar dari mulutnya adalah "lo cuma gengsi aja menunjukkan sisi feminim lo di tulisan lo". Gw ngga perlu cerita ya komentar dia yang lain apa katanya ngga boleh jumawa a.k.a sombong kalo jadi orang).

Statement itu RESMI bikin gw senyam senyum bodoh dan tertegun seada-adanya.
Karena buat gw, kata-kata itu sama sekali ngga terlintas di otak gw bakal terdengar di kuping gw (kebaca di mata gw sih sebenernya karena ngobrolnya lewat bbm hehehe).
I just thought "damn! this person knows me for like (hmm?) less than 5 months but able to read me only by reading my blog"
Dan menurut gw, itu LUAR BIASA (terkesan lebay sih tapi emang beneran)

Gw sangat menghargai opini dari orang-orang yang mengenal gw terutama orang-orang baru yang hadir di hidup gw. Kenapa? SIMPLE! Orang baru biasanya mengawali penilaiannya dengan mengamati penampilan fisik, gesture dan gaya bicara lo yang kemudian dilanjutkan dengan proses ngobrol (sukur-sukur kalo bisa curhat-curhatan biar bisa lebih akrab) dan diakhiri dengan kesimpulan.
Buat gw kesimpulan yang dihasilkan mereka bisa dibilang objektif. Kenapa? Karena mereka ngga punya beban apa-apa untuk menilai lo.

Coba kalo temen lo dari kecil misalnya, lo main sama dia dari kecil, lo kenal keluarganya, lo tau isi kamarnya bahkan sampe isi kulkasnya. Tarolah namanya "Budi" (i always love this name, budi itu pasti nama yang kita temuin di setiap contoh soal pelajaran Bahasa Indonesia), lo nanya "Budi menurut lo gw gimana? Kan lo kenal gw udah dari gw SMP dan sekarang udah mau lulus kuliah, menurut lo gw gimana?"

Budi akan menjawab apa yang dia lihat dari sekian lama proses lo berteman dengan dia. Banyak faktor yang akan mengaburkan pandangannya. Jawabannya jadi subjektif. Bisa jadi dia pernah sakit hati, bisa jadi juga dia nyimpen dendam atau mungkin dia naksir sama lo! Pandangannya jadi ngga jelas.
TAPI kalo sama orang baru yang dateng di kehidupan lo dan lo bertanya "menurut lo gw kaya apa sih setelah lo kenal gw beberapa bulan ini?" Dia akan mengeluarkan opini tentang "KEPRIBADIAN LO YANG SEBENARNYA DILIHAT SAMA ORANG-ORANG DI SEKITAR LO"

Statement simple dari temen gw itu kontan bikin gw jawab dengan jempol yang mengetik dengan mantap bertuliskan "SETUJUUUUU".
Gw menulis dengan emosi, gw menulis dengan kreasi, gw menulis dengan imajinasi dan gw menulis dengan GENGSI!
Satu hal yang gw hindari adalah menulis dengan sisi feminisme.
Ngga mau terlihat lemah, ngga mau terlihat cengeng, ngga mau terlihat sentimentil dan yang pasti NGGA MAU TERLIHAT TAKUT.

Ya gw akui gw penakut. Gw penakut dalam hal mengekspresikan sisi lemah gw, takut mengekspresikan ke-cengeng-an gw dan gw takut mengekspresikan kesensitifan gw. Gw sangat sombong dengan keyakinan "ngga akan ada orang yang tau! Inikan cuma tulisan ngga ada muka gwnya"

Satu hal yang gw pelajari dari sebuah statement sederhana seorang teman tersebut adalah dimana sekuat apapun dan sehebat apapun kita ngga nunjukin, BANYAK HAL YANG DAPAT DIBACA TANPA HARUS KASAT MATA

Tuesday, June 15, 2010

a Simple Message for All The Lovers

"Ketika kita diberi kesempatan untuk menyayangi dan disayangi oleh seseorang, manfaatin waktu yang kita punya dengan sebaik2nya dan kasih yang terbaik buat orang yang kita sayang. Karena kita ngga akan pernah tau kapan batas waktu kita berakhir. Semua hal di dunia ini ada batas waktunya. Sengganya ketika kita harus pergi, kita tinggalin kesan yg terbaik buat orang yang kita sayang"

Some people say love is overrated.
However, love is always needed.

Saturday, June 12, 2010

Mereka yang Selalu Ada dan Berbagi Rasa Berbagi Tawa

Kita bertemu di suatu ketika. Di sebuah tempat yang saat ini terasa jadi bagian dari hidup kita.

Di sana kita bertemu, berkenalan dan menjadi keluarga. Berbagi rasa dan berbagi cerita. Awalnya, saya bukan siapa-siapa untuk kalian dan kalian pun bukan siapa-siapa untuk saya. Akhirnya, kalian adalah keluarga untuk saya dan saya pun berharap saya adalah keluarga bagi kalian.

Kita lewati masa bersama. Ada saat dimana kita tertawa, ada saat dimana kita terbuai amarah. Tapi satu hal yang selalu ada adalah sebuah tawa.

Mulai dari gossip yang menjadi hobi kita semua sampe curhatan, tangisan, marah-marah dan sekedar cela-celaan jadi bagian dari keseharian kita.
Saat salah satu dari kita hancur, yang lainnya bersedia hadir dan bertempur.

Sejelek apapun mood salah satu di antara kita atau seberat apapun masalah yang dihadapi salah satu dari kita, di sana pasti terselip sebuah tawa. Tertawa lepas dan ceria. Tertawa karena saling cela atau menertawakan sebuah cerita.

Mungkin banyak yang tidak menyadari betapa berharganya sebuah tawa. Sesuatu yang sangat sederhana tapi buat saya, tawa adalah sesuatu yang nilainya tiada tara.

Tapi yang lebih berharga buat saya adalah memiliki kalian sebagai bagian dari hidup saya. Kalian yang dipercaya Tuhan sebagai sang pengantar tawa.

Kalian yang bersedia untuk selalu ada, berbagi rasa dan cerita. Berbagi canda dan saling memberi makna.

Terima kasih Tuhan karena telah mengantarkan mereka ke kehidupan saya. Terima kasih Tuhan karena mengizinkan mereka jadi bagian dari hidup saya.

Thursday, June 10, 2010

Percakapan yang Tidak Pernah Terucap Antara Saya dan Anda

Yesterday was a special day to you walaupun selama ini tidak pernah terasa special.
Saya ingat tapi berusaha mengelak dan berpikir "you have gone"

Saya dan anda jarang berkata-kata mutiara.
Saya dan anda sering menghabiskan waktu bersama (walau kadang saya memilih diam tanpa kata dan anda terus berusaha)

Mereka bilang saya kesayangan anda, sedangkan saya menyimpan amarah pada anda.
Mereka bilang anda selalu memikirkan saya, sedangkan anda jarang singgah di kepala saya.
Saya selalu ada diketiadaan anda, sedangkan anda tidak pernah ada diketiadaan saya.

Hingga anda benar-benar tiada

Kearoganan saya berkata kami akan baik-baik saja
Kearoganan saya berkata saya biasa saja
Kearoganan saya berkata Tuhan mengatur yang terbaik untuk segalanya

Hingga datang sebuah kata dan sebuah rasa
HAMPA
Dan kearoganan saya runtuh seketika menjadi realita

Realita kami tidak baik-baik saja
Realita saya tidak biasa saja
Realita bahwa Tuhan mengatur yang terbaik untuk segalanya dengan cara-Nya yang tidak bisa diterka

Arogansi menjadi basi
Amarah membuat saya kalah
Saya SALAH

Saya tidak pernah menggunakan jutaan kesempatan untuk mengungkapkan.
Saya terlalu arogan

Anda tidak punya gelar untuk disandang
Anda tidak punya jabatan untuk dipandang
Tapi yang saya sadari, sekarang, anda sangat disayang

Mereka bilang tidak pernah ada kata terlambat dan saya berusaha percaya

Jika memang kesempatan itu diberikan kepada saya, saya hanya ingin berkata..
Berkata suatu percakapan yang tidak pernah terungkap antara saya dan anda karena arogansi dan gengsi, karena amarah dan keengganan saya mengalah.

"Saya sayang anda"
"Saya kangen anda"
"Saya butuh anda"
"Saya memaafkan anda"

Namun pertanyaannya,
"Apakah anda memaafkan saya?"
Dan bagaimana kita bisa menyampaikannya?

Sex & The City 2

Actually i've been waiting for this movie. Pertama kali keluar gw kira antriannya bakal gila selama seminggu (segila orang-orang ngantri Transformer, Harry Potter atau Twilight dan film-film lainnya) tapi ternyata ngga segitunya.

Well i have to say that i like the previous one better. Sex and the City 1 punya sisi cerita yang lebih ada maknanya. Dari segi fashion pun (i'm not really into fashion tapi harus diakui baju-baju yang dipake Carrie Bradshaw and the ladies di SATC 1 jauh lebih menarik dan mencengangkan mata)

Bukan berarti Sex n The City 2 ini jelek. Ceritanya light dan fun. Lebih bikin ketawa dari yang pertama juga (yaa secara kalo yang pertama kan agak lebih ke unsur drama dan sedih gitu) tapi sayang banget, sebenernya dari segi setting cerita (negara, tempat-tempat dan dekorasi ruangan) yang dipilih jauh lebih menarik dari SATC 1 sebenernya, cuma ya balik lagi ke segi fashion tadi itu. Baju-baju yang mereka pake di sekuelnya ini terlihat "berlebihan". Bagus sih beberapa, tapi tetep kurang cocok sama tempat mereka.

Dari segi cerita, i have to say, Sex n The City 1 have a deeper meaning than Sex n The City 2. Entah karena di sekuelnya ini sisi liburan dan seneng-senengnya lebih ditonjolin jadi feel dari ceritanya kurang dapet atau emang karena kurang kena aja gw juga ngga ngerti. Inti ceritanya simple dan bagus sebenernya (kalo udah nikah harus saling percaya dan ngejaga kepercayaan itu. Harus bisa juga beradaptasi dan bernegosiasi ngelawan ego dan negative thinking) tapi eksekusinya agak kurang. Sepanjang film, fokus perhatian kita terpusat pada kelakuan Samantha yang gila! hahaha it was really fun to watch!
Liburan mereka di Abu Dhabi emang fun dan absurd. Menyenangkan buat ditonton dan sukses banget bikin penonton ketawa (ditambah kebodohan-kebodohan dari si Samantha) tapi balik lagi, inti pesan dari film itu jadi blur ketimpa sama aksi liburan mereka itu.

Well, to end this review i would say that Sex & The City 2 is really fun to watch but not extravagant

Thursday, June 3, 2010

Forgiving doesn't mean forgetting

Yes, I believe that! As a human, we all deal and cope with mistakes every single day. And how to fix it? Say sorry. Yeah, that's the easiest way..

But do you really believe that forgiving someone/something is that easy and simple? I mean, for example, I lied to someone then I say "I'm sorry I lied to you" Is that enough to erase the disappointment? I don't think so.. Maybe, he/she'll forgive me but I don't think that it'd be that easy for he/she to trust me again. And I don't think that it'd be easy for us to have a "normal" relationship as well as before. Because however, what I've done must have hurt his/her feeling.

I remember that day when someone say a brilliant statement to his friend, who had really hurt his feeling, like this "if saying sorry could erase someone's mistake and the pain he/she has caused that easy, I could and I would do any mistakes I want (don't care about the impacts of my action) and then I'll say sorry the next day and everything will be fine. My life would be so nice!"

Good point! Like I said on my previous blogs, "kata maaf sekarang terkesan murah dan gampangan".
Tiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, bahkan sedang dan akan melakukan kesalahan. Kata maaf memang jd sebuah "magic word" untuk menebus kesalahan tersebut. Tapi bukan itu pointnya. Ada yg lebih penting dr kata maaf itu sendiri.
PEMBUKTIAN!!! Bukti kl kita sadar betul akan kesalahan kita, bukti kl kita sadar betul akan dampak dr perbuatan kita, bukti kl kita tau dan mau memperbaikinya, bukti kl kita sudah dalam proses berubah dan bukti kl kita tidak akan mengulangi kesalahan kita lg.

Once you lost someone's trust, it'll be so hard for you to get it back. Ketika kita melukai perasaan seseorang, sekali msh bs dimaklumi, dua kali masih bs diatasi, lebih dr itu akan susah ditoleransi.
I'm not a saint, I make some mistakes too.. Tulisan ini ngga bermaksud menggurui tapi justru jd sarana introspeksi diri saya sendiri.

And to you, I appreciate your apology, and it's accepted. But like we talked that day "if you ask me can I forgive you, I will and I have to forgive you. But how's it gonna be between you and me? It's not gonna be that easy"
Because what matter is not the "saying sorry moment" but what you're gonna do to fix it not just for a day, a month, a year, but forever.. Not only for me, for you but for everybody's sake.

the older you are the more expectations and pressure you'll get

Alright, back to this activity again. It's been a while since my last post and so many things and shits happened lately. That's life, what so funny about life is so many things could happen in a blink of an eye.

Currently, I just had a conversation with a really wise friend of mine. Always nice to discuss many things with him. Well, after so many shits happened these couple days ago, finally me and him back to our old favorite topic, THE OLDER YOU ARE THE MORE EXPECTATIONS AND PRESSURES YOU'LL GET from people around you especially your family.

I told him my problem, my thoughts and my cranky complains about what I've been through lately and I got so speechless when he said that statement. He said it wisely "makin kita dewasa, makin besar jg harapan dan tuntutan yg lo dapet. Sabar dan semangat aja. Suatu hari nanti jg dateng momentnya lo berhasil"

Sounds cliche but that's true! Coba kita flashback to the moment when we were a little kid, kayanya mau apa aja gampang. Tinggal ngerengek, ngambek sambil nangis di lantai mgkn? (Not me hehe), masang muka melas, org tua kita pasti luluh dan berusaha ngasih yg kita mau (ga tau krn emang ga tega apa udah males+malu aja diresein sm anaknya).
Tumbuh lebih tua sedikit, kita masuk ke jenjang remaja. Makin banyak lah aturan2 dan tuntutan yg kita dapet. Harus rajin sekolah, dapet nilai bagus. Mulailah agak susah kl minta sesuatu (ga smua ngalamin sih, ada juga anak2 yg dptin smuanya dg gampang), mau beli PS/Xbox? Belajar dulu, ga boleh ada nilai merah, ga boleh bolos dan sejuta syarat lainnya.

Masuk ke fase seorang anak dianggap dewasa. Harapan dan tuntutan orang tua dan lingkungan sekitar makin besar dan kadang tanpa mereka sadari tindakan mrk bukan memotivasi tp justru buat kita depresi. Well, I'm sure everyone wants to be successful, every parents want their kid to be someone. I'm a normal person and I want that too..

Sometimes, communication between someone with his/her parents could be so frustrating. Semangat mencapai sesuatu demi membanggakan orang tua berubah jd semangat pembuktian diri kepada org tua. Beda tipis tp kl diliat lebih dalam ada unsur dendam. Is that good? Well, maybe not that good. I think that every parents should learn how to communicate wisely with their children. Why? If they know how to communicate with them, they respect the children's feelings, it'll help the children to grow up better and it'll shape their personalities and characters.

It's okay to expect something from your kid but try to understand the situation. Find a way to communicate it wisely so we can get a mutual understanding. Because no matter how hard it is, there will always be a way out. The best one.
And no matter how annoying our kids or our parents are, we still love them unconditionally. It's a natural thing.

Sunday, May 30, 2010

attitude and RESPECT!

Maybe you've heard people say "sorry seems to be the hardest word"
Hmm..to me, nowadays, RESPECT seems to be the hardest thing to do. Skrg banyak bgt orang yg bikin salah dan dengan gampangnya blg "maaf" and everything will be just fine krn pihak yg dimintain maaf bakal mikir "kan dia udah minta maaf.. Ntar kl ga dimaafin dosa"
Kata maaf jd sangat murah dan gampangan!

Respect is an expensive thing now. Coba kita jujur dan liat sekeliling, hmm liat diri sendiri dulu deh. Seberapa sering kita komentar dlm hati "duh bajunya ngga banget", "ih alay bgt", "nih org apaan sih?" I admit, I oftenly do that sadar atau ngga sadar..
Punya impresi ttg seseorang hal yg wajar, tapiiiii kita berhak ngejudge org itu gimana kl kita udah bener2 kenal sm org itu.

Well I've seen a lot of people characters in my life. Fake people, nice and sweet people, sceptic people, pathetic people, optimistic/pessimistic, and whatever you wanna call them. Setiap org punya karakternya masing2, ada yg disukain ada jg yg ngga. Tp balik lg ke konsep kl kita adalah makhluk sosial, jd kita ga mgkn idup sendirian.. We need others. Kita harus komunikasi dan interaksi.
Itu dia knp kita harus jaga attitude kita dan ngehargain org lain sbg sesama makhluk Tuhan..

Selama org itu ga bener2 ganggu idup lo, knp lo harus ngerendahin/ngejauhin org itu?
Apapun status sosialnya/jabatan/jenis kelamin/tingkat pendidikannya, tiap org punya kelebihan dan kekurangannya masing2 yg suatu hari nanti lo butuhin.. Krn manusia itu harus saling tolong menolong.

Bukan brarti krn lo dikenal banyak orang, dipuja2, dielu2kan, disanjung2, lo berhak ngelakuin apa aja yg lo mau. Come on! You are not a God. Bahkan Tuhan pun ga pernah pilih2 dan ga pernah sesombong itu..

If you wanna have a good image then you must have a good attitude! A real one! Not fake or kiss ass-ing! If you wanna be loved then you must love others

And the most important thing is YOU HAVE TO TREAT PEOPLE WITH RESPECT SO PEOPLE WILL RESPECT YOU AS WELL
It's that simple. It's the basic concept of humanity. What goes around comes around.. You can't always be on the top of the world, one day you have to go down to climb up the higher mountain.

Not everything in this world is about YOU!

Gatecrasher - The Empire of the Sunset to Sunrise

Yesterday was really an absurd day. However, I still have a really great time there.

Alright, allow me to review this AMAZING event. Did I say amazing? Yes, I did.
Bukan krn salah satu panitianya adalah kakak saya (yahhh ada faktor itu tp ga banyak hehe) tp krn harus diakui event ini berlangsung dengan sangat baik.

Satu hal yg paling saya hargain dr acara ini adalah "ONTIME LUAR BIASA!!!" Satu fenomena yg jarang ditemuin di jakarta krn budaya ngaret kita yg terlalu kuat.

Touched down at venue at 9 pm it was not so crowded. Masih sepi banget malah! I was wondering "okay, is this event gonna be huge? Where are the people?"
Tapiiiii jangan sedih jangan khawatir! Masuk ke jam 10 org2 udah mulai antri.. Dan this is the performance that we've been waiting for, the one and only, EMPIRE OF THE SUN rock the stage jam 11 teng!!! Sangat ontime dan sangat menggebrak!

Penuh, sesek, jogedan, keringet, WHO CARES?! Sound yg kenceng dan bagus rapih ditambah visual yg ciamik (oh ditambah dancer2 absurd yg dahsyat) bikin crowd makin gila. Aksi panggung empire yg masukin unsur2 teatrikal bener2 kerasa beda dan pecah bgt. 1 jam crowd digoyang (aiiihh digoyang!!! Macem ntn konser dangdut!) tp ga segitu doang keciamikan acara ini.

Dari Empire of The Sun masih banyak line up DJ-DJ canggih yg antri.. Makin pagi makin rame dan makin banyak kelakuan-kelakuan "unik" yg bs diliat..

Menyenangkan eventnya.. Musik bagus, sound bagus, visual bagus, tempat bagus, makanan enak, crowdnya padat.. Cuma satu yg harus dicomplain: MASA AQUA aje harganye 30rb!!! Mulai skrg gw bakal buka warung kelontong di rave party!! Bs tajir dadakan gw!!

Crowd makin pecah waktu Tocadisco hit the stage. Makin menggila suasana.. Berhubung kaki udah ga kuat, badan udah pegel2, saya beranjak pulang aja deh setengah performancenya doi.. But he was great.. Agak eri alias enjoy sendiri tp di situ justru yg bikin dia keliatan lebih ciamik

Well, the point is I started with questioning "Where are the people" and end up saying "We are the people"

Good job for Blade! We'll be waiting for the next event!

Friday, May 28, 2010

conversation at night

Mungkin buat sebagian orang, malem2 waktunya tidur. Ada juga yg blg malem2 itu waktunya seneng2.

But to me, malem2 itu waktunya buat ngobrol. I always love to have a nice conversation with friends at night. I don't know why, well maybe because I'm a Leo dan LUAR BIASA rungsingan, makanya gw sangat suka ngobrol/telfonan/tuker pikiran malem2. Somehow, inspirations come to me at night. Sometimes, I could say some brilliant quotes at night.
Kl kata Bang Oma Irama "begadang jgn begadang..krn ngga ada artinya" sorry bang! Sayanya ngga setuju! (Iyalah!! Emang gw ga pernah setuju sm pemikiran bang Oma! Itu rambutnya ga bs ganti model bang? Potong di mas Firman pasti kece! Tergantung muke sih tetep!)

Alright back to the topic! Ngga tau kenapa, obrolan yg gw lakuin di malam hari itu biasanya berkualitas (menurut gw!). Based on that, I kinda make a silly perception in my head: People become wiser, smarter and more mature at night.

Bahkan, si bos pernah ngajak ngobrol serius malem2 dan Luar Biasanya I said some brilliant things that night, and he said "tumben nyet lo pinter?"
-____-" (kl gw ga pinter, magang gw ga sekece itu boooosss!!!). But that's true! Krn biasanya obrolan antara gw dan dia di siang hari jarang berbobot. And again I start to make a new theory that "People become wiser, smarter and more mature at night"

Ok, kita cari bbrp contoh.
1. People who go to party and get drunk.. Hmm maybe not so mature.. BUT! Pernah dengerkan org2 ngmg "bahasa inggris gw lancar bgt kl lg stengah sadar" >> harus diakui, it happens!! See? People become smarter at night eventhough they're drunk! Ckckck
2. Org yg lg PDKT. Biasanya org yg lg PDKT bakal aktif nelf/sms gebetannya di malam hari (itung2 pengantar tidur). Coba liat percakapan/isi smsnya.. Pasti kata2 luar biasa! Luar biasa sok perhatian, luar biasa gombal, luar biasa mau nunjukin kl dia bijaksana+dewasa buat bikin gebetannya nyaman >> See? People become wiser and be more mature at night!
3. Pasangan org tua yg punya anak. Biasanya kl ada masalah, suami istri ngebahasnya malem2 sblm mrk tidur (tidur beneran! Bukan berkegiatan). Mrk bakal ngebahas permasalahan mrk secara dewasa dan pelan2 (dg harapan anaknya ga denger obrolan mrk) >> SEE? Again!! People become wiser and be more mature at night! (God I start to like this theory)
4. The last but not least (udah males mikir sbnrnya) org yg patah hati! (Well this is my favorite part). Org yg patah hati biasanya gloomy+pikirannya kacau.. Isinya cm negative thinking, kecewa, marah2, ga ada yg beres. Tapiiiii coba liat kl dia ngobrol malem2 sm temennya.. Pasti temennya dengerin dg lbh sabar dan si oknum patah hati ini biasanya akan lbh gampang dikasih pengertian kl malem2 (sotoy sih tp pengalaman gw begitu! Temen2 gw gitu! Jd anggep aja begitu!)

Jd kesimpulannya, ada gunanya susah tidur+rungsingan. (Yg pasti ada gunanya punya esia+BBM jd gampang kl ngobrol) krn sesuai teori yg gw percaya "People become wiser, smarter and more mature at night"
That's why I suggest you to try to have a conversation at night more often.. DAN SATU LAGI, SCREW YOU BANG OMA!!! Begadang (sometimes) brings good impacts!!!