Let me tell you a story about a friend. A great friend actually.
He's just a simple man, not too tall, doesn't have a great body or even six packs but 1 thing that he has.. A BIG HEART.
This man is just a simple guy with his loaded brilliant brain.
I'm grateful to have an honorable privilege to call him "my friend".
If you see his appearance, you might think that he's just an ordinary guy. But when you get to know him deeper, you'll find many figures in his personality. He can be my friend, he can be a wise brother, he can be an evil sometimes BUT he definitely is a teacher for me.
I remember the day that I sat down in front of him, talking about shits that I faced at that time. He was really calm, listened to every words I said wisely and advising me with some wise thoughts.
He's the kind of man who never shows you that he's upset or stressed out by some shits. He sometimes said that "he's fucked up", but 1 thing that I admire, his face never shows it.
He keeps treat his work mate politely, he keeps telling some jokes even though sometimes it's "nyinyir", he simply keeps being him.
Every time I see this man, a great friend of mine, something within myself believes that soon this man will be a successful man. I can see that less than 6 years, he would be running his own company, being a great boss and being a great father.
I have no doubt about that. He knows what he wants. He knows what he needs to do to achieve what he wants. And the most important thing, he knows how to treat people and motivate people. I know that because apparently, he became one of the best teacher that I ever had.
I learned how to pursuit my passion as he always does. I learned how to cope with uncomfortable things in life.
I learned how to keep thinking positive in any situations.
I learned how to keep my positive attitude, cause this is what me and him always discuss and agreed (positive attitude is the most important thing in social life).
I see that many people love him and admire him, not for his looks, not for his money or car, but simply for the way he is.
He is the man that you'll be so proud to say "hey, that guy is my friend".
This man has taught me many things. He taught me things that even no teachers at school had taught me before.
A simple man who can be a teacher for many people. A simple man who has been a teacher figure for his friends.
Hey, buddy! I never say it before. But if you ever heard about Great Teacher Onizuka, that is exactly who you are in my eyes.
I know you'll be a successful man!
Thank you for everything, thank you for all the inspirations.
Thank you for all that "sharing without judging" moments.
Thank you for being a great motivator
Thank you for being you
As you always say "I'll see you soon, buddy"
Friday, October 29, 2010
Tuesday, October 26, 2010
Catch the Rainbow
#nowplaying Copeland - Coffee
It's raining now and that's my favorite song to played when it's raining.
A great song to accompany me driving around Jakarta just simply to put a little smile on my face to literally face the Goddamn hectic traffic in Jakarta.
Well anyway, i used to love rain.
I really did. To me, rain could bring some kind of peaceful feeling.
When you have a hectic life, just stop for a while, come near to the window and watch or even hear the sound of pouring rain.
I bet you will find a peaceful sound. And not to forget, there's always a rainbow after the rain.
A gift from God to color your day beautifully.
To me, rain is more than just a weather or just a part of climates.
I think rain is a big gift from God. It indeed is.
But apparently, lately, rain is not that friendly and calm anymore.
i used to love it but now i'm afraid of it.
We are terrified everytime the rain is pouring.
We're scared that the rain will cause an extraordinary traffic jam
We're scared that the rain will cause a flood
and the worst part is we're scared that the rain will take our life
Lately in Jakarta, the rain seems like holding an anger to us.
it seems like the rain hates us.
Even the rainbow has rarely showed up lately.
Don't you think so?
Hmm.. Okay..
Coba kita analisa alasan si tuan hujan marah..
Pertama:
seberapa sering kita mengeluh?
Keluhan-keluhan seperti "anjrit!!! panas banget hari ini!!!" atau "ah sial ujan!! baru cuci mobil"
i admit, i do that oftenly.
Gw melakukan itu tanpa sadar kalo sebenernya...pada saat kita berbicara, alam mendengar kita.
yes indeed.
Gimana mereka ngga kesel kalo setiap mereka muncul bergantian kita tetep aja nyalahin mereka.
Musim panas SALAH! sawah-sawah pada kering, kita jalan keringetan dan berbagai macam keluhan lainnya.
Musim hujan SALAH juga! banjir, naik motor keujanan jadi harus menepi, baju basah kuyup.
apapun yang kejadian sama kita, kita salahin mereka.
so how could they not be mad?
Kedua:
Sebenernya, Tuan hujan dan Nyonya panas udah berkali-kali ngasih kita semua pelajaran.
Tapi mungkin...kitanya aja yang ngga mudeng.
Banjir: hal yang jadi masalah tahunan warga Jakarta.
Tapi apa kita semua belajar dari kesalahan? belom juga.
Pemerintahnya juga masih ngga serius.
Sibuk ngebangun apartemen dan mall buat memperkaya diri, kita warganya juga masih ngga peduli sama lingkungan.
Gw pun masih suka buang sampah sembarangan. Gw juga mengakui gw ngga mau naik kendaraan umum karena menurut gw ngga nyaman.
So, do i have a right to be mad at the government?
yes! kenapa? karena biar bagaimanapun gw adalah warga mereka yang berhak untuk protes..
Tapi...PR buat gw adalah menekankan pada diri gw sendiri untuk berkontribusi ngejaga kota ini.
GW HARUS STOP BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!!!
Nah, kalo kita bisa sadar untuk memperbaiki diri kita sendiri, kenapa pemerintah yang udah bertahun-tahun nanganin masalah banjir ini masih gitu-gitu aja ya?
hmm, soal ini mungkin mereka yang lebih bisa menjawab.
Banyak hal yang terjadi akibat dari kemarahan Tuan Hujan ini.
Macet yang ngga karu-karuan.
25 Oktober mungkin adalah hari yang akan selalu diingat sebagian besar warga Jakarta yang terjebak macet dan banjir. Mereka yang menghabiskan waktu 4-6 jam untuk bisa pulang ke rumahnya.
Mereka yang harus mencari tempat kerabatnya untuk menginap karena akses ke rumah mereka tidak bisa dilewati.
Banyak banjir atau yang disebut oleh bapak yang terhormat dengan istilah "genangan" di sebagian besar wilayah Jakarta dan mengakibatkan kerugian materi, waktu bahkan nyawa.
Ada yang nangis menghadapi kegilaan Jakarta kemaren, ada yang santai, ada yang marah-marah, ada yang ketawa-ketawa dan ada yang stress.
Berbagai macam reaksi kita lihat di berbagai macam pribadi yang berekspresi.
Mungkin terlihat biasa aja.
Tapi coba kita bayangin sebentar aja.
Di kemacetan yang segila itu, dengan akses yang serba terhambat kemana-mana.
Pernahkah terlintas dalam benak kita jika ada seorang ibu hamil yang harus segera melahirkan tapi ngga bisa kemana-mana karena jalanan yang macet dan banjir?
Gimana nasibnya dan gimana nasib anaknya?
Hujan itu seharusnya indah
Hujan itu seharusnya anugrah
Hujan itu seharusnya santai
Hujan itu seharusnya damai
PR ini harus segera gw selesein!
gw ngga boleh buang sampah sembarangan lagi
NGGA BOLEH!!!
i wanna see that rainbow again.
when the rainbow has came out, that means Mr. rain is no longer angry.
Let's work together
If the government can not, we certainly can do!
Lelah rasanya kalo harus berharap pada suatu organisasi atau lembaga yang selama puluhan tahun tidak pernah menunjukkan perubahan
Ironis, karena kita sebagai manusia yang tiap tahun berulang tahun aja selalu punya perkembangan dan perubahan positif setiap tahunnya.
So let's be nice to Mr. Rain.
Let him knows that we had learned
Let him showers us with those peaceful sounds again
Let him brings his old friend back.... The Rainbow itself...
It's raining now and that's my favorite song to played when it's raining.
A great song to accompany me driving around Jakarta just simply to put a little smile on my face to literally face the Goddamn hectic traffic in Jakarta.
Well anyway, i used to love rain.
I really did. To me, rain could bring some kind of peaceful feeling.
When you have a hectic life, just stop for a while, come near to the window and watch or even hear the sound of pouring rain.
I bet you will find a peaceful sound. And not to forget, there's always a rainbow after the rain.
A gift from God to color your day beautifully.
To me, rain is more than just a weather or just a part of climates.
I think rain is a big gift from God. It indeed is.
But apparently, lately, rain is not that friendly and calm anymore.
i used to love it but now i'm afraid of it.
We are terrified everytime the rain is pouring.
We're scared that the rain will cause an extraordinary traffic jam
We're scared that the rain will cause a flood
and the worst part is we're scared that the rain will take our life
Lately in Jakarta, the rain seems like holding an anger to us.
it seems like the rain hates us.
Even the rainbow has rarely showed up lately.
Don't you think so?
Hmm.. Okay..
Coba kita analisa alasan si tuan hujan marah..
Pertama:
seberapa sering kita mengeluh?
Keluhan-keluhan seperti "anjrit!!! panas banget hari ini!!!" atau "ah sial ujan!! baru cuci mobil"
i admit, i do that oftenly.
Gw melakukan itu tanpa sadar kalo sebenernya...pada saat kita berbicara, alam mendengar kita.
yes indeed.
Gimana mereka ngga kesel kalo setiap mereka muncul bergantian kita tetep aja nyalahin mereka.
Musim panas SALAH! sawah-sawah pada kering, kita jalan keringetan dan berbagai macam keluhan lainnya.
Musim hujan SALAH juga! banjir, naik motor keujanan jadi harus menepi, baju basah kuyup.
apapun yang kejadian sama kita, kita salahin mereka.
so how could they not be mad?
Kedua:
Sebenernya, Tuan hujan dan Nyonya panas udah berkali-kali ngasih kita semua pelajaran.
Tapi mungkin...kitanya aja yang ngga mudeng.
Banjir: hal yang jadi masalah tahunan warga Jakarta.
Tapi apa kita semua belajar dari kesalahan? belom juga.
Pemerintahnya juga masih ngga serius.
Sibuk ngebangun apartemen dan mall buat memperkaya diri, kita warganya juga masih ngga peduli sama lingkungan.
Gw pun masih suka buang sampah sembarangan. Gw juga mengakui gw ngga mau naik kendaraan umum karena menurut gw ngga nyaman.
So, do i have a right to be mad at the government?
yes! kenapa? karena biar bagaimanapun gw adalah warga mereka yang berhak untuk protes..
Tapi...PR buat gw adalah menekankan pada diri gw sendiri untuk berkontribusi ngejaga kota ini.
GW HARUS STOP BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!!!
Nah, kalo kita bisa sadar untuk memperbaiki diri kita sendiri, kenapa pemerintah yang udah bertahun-tahun nanganin masalah banjir ini masih gitu-gitu aja ya?
hmm, soal ini mungkin mereka yang lebih bisa menjawab.
Banyak hal yang terjadi akibat dari kemarahan Tuan Hujan ini.
Macet yang ngga karu-karuan.
25 Oktober mungkin adalah hari yang akan selalu diingat sebagian besar warga Jakarta yang terjebak macet dan banjir. Mereka yang menghabiskan waktu 4-6 jam untuk bisa pulang ke rumahnya.
Mereka yang harus mencari tempat kerabatnya untuk menginap karena akses ke rumah mereka tidak bisa dilewati.
Banyak banjir atau yang disebut oleh bapak yang terhormat dengan istilah "genangan" di sebagian besar wilayah Jakarta dan mengakibatkan kerugian materi, waktu bahkan nyawa.
Ada yang nangis menghadapi kegilaan Jakarta kemaren, ada yang santai, ada yang marah-marah, ada yang ketawa-ketawa dan ada yang stress.
Berbagai macam reaksi kita lihat di berbagai macam pribadi yang berekspresi.
Mungkin terlihat biasa aja.
Tapi coba kita bayangin sebentar aja.
Di kemacetan yang segila itu, dengan akses yang serba terhambat kemana-mana.
Pernahkah terlintas dalam benak kita jika ada seorang ibu hamil yang harus segera melahirkan tapi ngga bisa kemana-mana karena jalanan yang macet dan banjir?
Gimana nasibnya dan gimana nasib anaknya?
Hujan itu seharusnya indah
Hujan itu seharusnya anugrah
Hujan itu seharusnya santai
Hujan itu seharusnya damai
PR ini harus segera gw selesein!
gw ngga boleh buang sampah sembarangan lagi
NGGA BOLEH!!!
i wanna see that rainbow again.
when the rainbow has came out, that means Mr. rain is no longer angry.
Let's work together
If the government can not, we certainly can do!
Lelah rasanya kalo harus berharap pada suatu organisasi atau lembaga yang selama puluhan tahun tidak pernah menunjukkan perubahan
Ironis, karena kita sebagai manusia yang tiap tahun berulang tahun aja selalu punya perkembangan dan perubahan positif setiap tahunnya.
So let's be nice to Mr. Rain.
Let him knows that we had learned
Let him showers us with those peaceful sounds again
Let him brings his old friend back.... The Rainbow itself...
Tuesday, October 12, 2010
Indonesia & Beragam Keunikannya
If you're expected that I'm gonna talk about Indonesian culture, such as: traditional dance / music / clothes, beautiful places / culinary, YOU'RE WRONG!
Sorry..
Akhir2 ini gw melihat banyak hal yang lebih unik dari Indonesia. Apa itu?
Ngga jauh2 lah..
1 kata: PEMERINTAH
Coba kita jabarin satu2 ya..
Kenapa gw bisa geleng2 kepala saking uniknya Indonesia.
CERITA PERTAMA:
Bangun pagi2, nyalain TV (ini ritual wajib gw tiap pagi), dan TUMBEN2an gw stuck di 1 channel berita (biasanya ngga pernah gw sentuh tuh).
ASELI!!! Mata gw melek seada2nya baca title "pemerintah berencana menaikkan tarif parkir 5x lipat"
And I can silently scream "IS THIS A JOKE?! Gila! Parkir sm bensin mahalan parkir!!!"
Tarolah tarif parkir standard 2000/jam (ada jg yg 3000/jam). Kalo naik 5x lipat, brarti sejamnya 10rb. Minimal (buat org kantoran / kuliahan) parkir 3-5 jam. Brarti 30rb-50rb sehari, MINIMAL! Bensin, 50rb bs 2 hari biasanya.
What makes it so funny is that perusahaan parkir yg banyak di mall2 itu selalu nulis "barang yang hilang bukan tanggung jawab kami"
Lucu ya? Lahan bukan punya dia (dia jg numpang sm yg punya tanah), tarif mahal tapi kendaraan kita ngga dijamin apa2. Trus kenapa ngga parkir di pinggir jalan aja? Toh sama aja tuh resikonya.
Lucunya lagi, mereka bilang kalo naikin tarif parkir itu supaya ngurangin jumlah kendaraan di Jakarta (maksudnya supaya orang2 mau naik kendaraan umum)
Hadeh.. Kenapa sih mereka ngga bs mikir hal yang sangat simple? Orang jakarta yang pake mobil / motor pribadi ngerasa nyaman dengan kendaraannya. Jadi kalo mau bikin mereka naik kendaraan umum, buatlah kendaraan umum yang nyaman & terpadu. Sayangnya blom ada tuh. No offense to transjakarta, but that's the truth. And as always the truth is ugly.
Knp ngga jadiin aja monorailnya? Sengganya monorail ngga ganggu jalan umum & ngga kena banjir karena dia di atas, ngga kena demo jg.
Yah tapi lagi2, gwkan bukan siapa2, jadi cuma bisa nuangin uneg2 di sini aja.
CERITA KEDUA:
Masih hasil dari nonton TV acara berita juga, gw nonton interview sebuah media dengan seseorang yang berpengaruh.
Tema wawancara "jakarta terancam tenggelam 2012".
Pertanyaan: bagaimana antisipasi & tanggapan anda mengenai ancaman jakarta akan tenggelam?
Ini menarik! Karena harus diakui, Jakarta sering banget kerendem kalo ujan gede.
Yang lebih menarik lagi adalah jawaban sang narasumber.
Beliau bilang "kalo kita mau Jakarta ini menjadi tempat yg nyaman & terpadu, saya ngga bisa kerja sendiri. Ayo kita semua bekerja sama. Contohnya: jangan pake busway untuk kendaraan pribadi. Ikuti aturan. Itukan khusus transjakarta. Ini aja masih banyak yang melanggar" dan obrolan itupun teralih pada jalur bus istimewa tersebut.
Hmm..hello? Can I speak to you? HEY WE'RE TALKING ABOUT THE DROWNING JAKARTA!!!
Luar biasa! Unik sekali perbincangan tersebutkan?
Bahkan emosi saya nontonnya hehe..
CERITA KETIGA:
Yah mungkin kedengeran ngebosenin atau mungkin keliatan "sok pinter" tapi maaf, cerita ini juga didapet dari channel berita yang sama. (Wow! I can't believe I literally watching news!)
Ini baru banget dan gw tetep geleng2 dengernya.
Pemerintah berencana mencanangkan "1 Hari Tanpa Nasi"
Ckckck...dan perbincangan itu pun mendapat banyak banget respon kontra dari penelefon.
Ada yang tenang tp kontra, ada yg tegas menolak dan ada yang super nyinyir.
Tapi, narasumbernya cool banget. Beliau tenang aja jawabnya.
Tapi tetep aja gw geleng2.
Iyalah! Sawah di Indonesia itu luas banget. Banyak petani yang menggantungkan hidupnya juga dari penjualan beras. Coba deh pergi ke daerah bekasi/cengkareng/serpong belakang/carita. Banyak banget sawah. Belom di daerah jawa tengah dll.
Kalo aja pendistribusian dan perhatian ke petani lebih ditegasin dan dimaksimalin, kita pasti udah kaya dari hasil pertanian.
Lagipula kalo aja pembangunan di Indonesia ini merata, ide kaya gini pasti ngga akan ada dan ngga jadi kontroversi.
Kenapa?
Simple! Ini pelajaran SD kok.
Emang sebagian besar masyarakat makan nasi, tapi di daerah2 lain banyak kok yang makanan pokoknya itu kentang atau sagu atau jagung.
Tapi ngga keexpose aja.
Yang diperhatiin cuma Jakarta dan sekitarnya.
Kalo mau jujur, ngeliat sawah dan lahan Indonesia yang seluas itu, harusnya kita ngga ketakutan keabisan bahan pangan kaya beras. Ngga impor beras juga.
Bahkan harusnya kita ekspor!
Indonesia kaya banget kali!
Kenapa jadi ketakutan kalo beras bakalan abis dan dialihin pake kampanye ngga makan nasi dengan dalih "baik untuk kesehatan"?
God, that was so cliche!
1 keunikan Indonesia yang paling khas adalah kita menikmati sesuatu yang klise.
Itu pendapat gw.
But again, gw cuma seseorang yang baru saja lulus S1 jurusan komunikasi.
All I can do is just write down my thoughts and complaining about things.
But 1 thing, I think we're all tired with all of that craps.
I pray the best for this country.
Karena sebetulnya, banyak sekali pihak yang sangat ingin memiliki negara ini karena kekayaannya yang luar biasa.
Mungkin karena terlalu berlebihan kekayaannya makanya jadi agak ngga teratur. Karena seperti yang orang tua bilang "yang berlebihan itu ngga baik"
Sorry..
Akhir2 ini gw melihat banyak hal yang lebih unik dari Indonesia. Apa itu?
Ngga jauh2 lah..
1 kata: PEMERINTAH
Coba kita jabarin satu2 ya..
Kenapa gw bisa geleng2 kepala saking uniknya Indonesia.
CERITA PERTAMA:
Bangun pagi2, nyalain TV (ini ritual wajib gw tiap pagi), dan TUMBEN2an gw stuck di 1 channel berita (biasanya ngga pernah gw sentuh tuh).
ASELI!!! Mata gw melek seada2nya baca title "pemerintah berencana menaikkan tarif parkir 5x lipat"
And I can silently scream "IS THIS A JOKE?! Gila! Parkir sm bensin mahalan parkir!!!"
Tarolah tarif parkir standard 2000/jam (ada jg yg 3000/jam). Kalo naik 5x lipat, brarti sejamnya 10rb. Minimal (buat org kantoran / kuliahan) parkir 3-5 jam. Brarti 30rb-50rb sehari, MINIMAL! Bensin, 50rb bs 2 hari biasanya.
What makes it so funny is that perusahaan parkir yg banyak di mall2 itu selalu nulis "barang yang hilang bukan tanggung jawab kami"
Lucu ya? Lahan bukan punya dia (dia jg numpang sm yg punya tanah), tarif mahal tapi kendaraan kita ngga dijamin apa2. Trus kenapa ngga parkir di pinggir jalan aja? Toh sama aja tuh resikonya.
Lucunya lagi, mereka bilang kalo naikin tarif parkir itu supaya ngurangin jumlah kendaraan di Jakarta (maksudnya supaya orang2 mau naik kendaraan umum)
Hadeh.. Kenapa sih mereka ngga bs mikir hal yang sangat simple? Orang jakarta yang pake mobil / motor pribadi ngerasa nyaman dengan kendaraannya. Jadi kalo mau bikin mereka naik kendaraan umum, buatlah kendaraan umum yang nyaman & terpadu. Sayangnya blom ada tuh. No offense to transjakarta, but that's the truth. And as always the truth is ugly.
Knp ngga jadiin aja monorailnya? Sengganya monorail ngga ganggu jalan umum & ngga kena banjir karena dia di atas, ngga kena demo jg.
Yah tapi lagi2, gwkan bukan siapa2, jadi cuma bisa nuangin uneg2 di sini aja.
CERITA KEDUA:
Masih hasil dari nonton TV acara berita juga, gw nonton interview sebuah media dengan seseorang yang berpengaruh.
Tema wawancara "jakarta terancam tenggelam 2012".
Pertanyaan: bagaimana antisipasi & tanggapan anda mengenai ancaman jakarta akan tenggelam?
Ini menarik! Karena harus diakui, Jakarta sering banget kerendem kalo ujan gede.
Yang lebih menarik lagi adalah jawaban sang narasumber.
Beliau bilang "kalo kita mau Jakarta ini menjadi tempat yg nyaman & terpadu, saya ngga bisa kerja sendiri. Ayo kita semua bekerja sama. Contohnya: jangan pake busway untuk kendaraan pribadi. Ikuti aturan. Itukan khusus transjakarta. Ini aja masih banyak yang melanggar" dan obrolan itupun teralih pada jalur bus istimewa tersebut.
Hmm..hello? Can I speak to you? HEY WE'RE TALKING ABOUT THE DROWNING JAKARTA!!!
Luar biasa! Unik sekali perbincangan tersebutkan?
Bahkan emosi saya nontonnya hehe..
CERITA KETIGA:
Yah mungkin kedengeran ngebosenin atau mungkin keliatan "sok pinter" tapi maaf, cerita ini juga didapet dari channel berita yang sama. (Wow! I can't believe I literally watching news!)
Ini baru banget dan gw tetep geleng2 dengernya.
Pemerintah berencana mencanangkan "1 Hari Tanpa Nasi"
Ckckck...dan perbincangan itu pun mendapat banyak banget respon kontra dari penelefon.
Ada yang tenang tp kontra, ada yg tegas menolak dan ada yang super nyinyir.
Tapi, narasumbernya cool banget. Beliau tenang aja jawabnya.
Tapi tetep aja gw geleng2.
Iyalah! Sawah di Indonesia itu luas banget. Banyak petani yang menggantungkan hidupnya juga dari penjualan beras. Coba deh pergi ke daerah bekasi/cengkareng/serpong belakang/carita. Banyak banget sawah. Belom di daerah jawa tengah dll.
Kalo aja pendistribusian dan perhatian ke petani lebih ditegasin dan dimaksimalin, kita pasti udah kaya dari hasil pertanian.
Lagipula kalo aja pembangunan di Indonesia ini merata, ide kaya gini pasti ngga akan ada dan ngga jadi kontroversi.
Kenapa?
Simple! Ini pelajaran SD kok.
Emang sebagian besar masyarakat makan nasi, tapi di daerah2 lain banyak kok yang makanan pokoknya itu kentang atau sagu atau jagung.
Tapi ngga keexpose aja.
Yang diperhatiin cuma Jakarta dan sekitarnya.
Kalo mau jujur, ngeliat sawah dan lahan Indonesia yang seluas itu, harusnya kita ngga ketakutan keabisan bahan pangan kaya beras. Ngga impor beras juga.
Bahkan harusnya kita ekspor!
Indonesia kaya banget kali!
Kenapa jadi ketakutan kalo beras bakalan abis dan dialihin pake kampanye ngga makan nasi dengan dalih "baik untuk kesehatan"?
God, that was so cliche!
1 keunikan Indonesia yang paling khas adalah kita menikmati sesuatu yang klise.
Itu pendapat gw.
But again, gw cuma seseorang yang baru saja lulus S1 jurusan komunikasi.
All I can do is just write down my thoughts and complaining about things.
But 1 thing, I think we're all tired with all of that craps.
I pray the best for this country.
Karena sebetulnya, banyak sekali pihak yang sangat ingin memiliki negara ini karena kekayaannya yang luar biasa.
Mungkin karena terlalu berlebihan kekayaannya makanya jadi agak ngga teratur. Karena seperti yang orang tua bilang "yang berlebihan itu ngga baik"
Subscribe to:
Posts (Atom)