Hey there, people!
Whoever read this blog (or maybe it's just me myself and I haha)
Have nothing to do, leyeh-leyeh di kasur, nonton TV seharian ternyata ga segitu jeleknya kaya yang dibilang orang-orang.
Karena dari hasil leyeh-leyeh seharian, I can think and see about a lot of things from television or simply by turning up the volume of my radio.
Media komunikasi yang luar biasa. TV dan radio bisa bawa kita ke tempat yang sangat jauh bahkan ke luar angkasa.
Itu baru 2 contoh.
TV berkomunikasi dengan kita biarpun (keliatannya cuma 1 arah). Kita bisa dapet banyak banget informasi. Mulai dari bencana alam di Jogja + Mentawai + Wasior, cerita kehidupan selebritis dalam dan luar negeri bahkan sampe kehidupan di planet lain.
Sedangkan radio (God, I love this thing!), benda kecil ini bisa bawa kita ngedengerin musik dari berbagai macam negara tanpa harus ada di negara itu.
Simple thing but it's so amazing!
I really do believe that communication could take you anywhere you want!
Mungkin secara fisik, kita ngga kemana2, tapi wawasan kita yang bisa pergi jauh kemanapun dia mau.
And that's exactly what I love about communicating with many people.
Have you ever realized that in every single conversation with anyone and anywhere it is, you'll always get something new?
Let me tell you stories. My stories.
I like to talk to people (whoever they are) and I got many interesting things.
Mulai dari ngobrol sama tukang parkir di Circle K ciranjang. Bapak tua yang tadinya punya karir di sebuah perusahaan tapi kena dampak pengurangan pegawai dan akhirnya kerja sebagai orang yang berjasa membantu kita dan memudahkan kita memarkir kendaraan dengan teratur. He seem old, mulai tertatih jalannya, tapi dia punya keramahan dan semangat menjalani hidupnya. Obrolan tentang banjir dan pemerintahan pun menjadi menarik. Bisa ngeliat sudut pandang bapak itu adalah sebuah pengalaman luar biasa yang ngga diajarin di sekolah.
Another stories are coming from taxi drivers (my favorite object to talk to).
Ngobrol sama pengemudi taksi adalah hal yang bikin gw bisa berpikir banyak hal. I'm kind of person who only use 1 brand of taxi (the bird and the blue).
I've talked to more than 25 taxidrivers. And they always have many stories. Mulai dari cerita horror, cerita tentang keluarganya, kerjaannya, pemerintah dan sebagainya. Gw bisa tau daerah mana yang angker biarpun gw ngga pernah ke sana. Gw bisa kebayang keluarga mereka yang hidup di kota lain (yang gw juga belom pernah kunjungin). Dan gw bisa ngeliat berbagai macam karakter orang. Mereka emang satu profesi, satu perusahaan tapi mereka punya karakter yang berbeda-beda. A good thing for me to learn how to handle and communicate with many different people.
There's a story (fresh from the oven) and it was one of my most memorable experience).
I've been volunteering for a fantastic movie festival these couple days. And I like that job.
Dari 4 hari gw duduk di booth itu, gw udah ketemu banyak banget orang dengan karakter yang unik-unik.
Ada anak SMP yang ngga dikasih HP sama ibunya dan cinta banget sama komik + anime (you might think that this kid kinda freak or nerd. Well, maybe. But, he has something that. He has his own world and he's happy).
Ada orang yang suka banget sama film super sadis. Makin berdarah-darah makin tertarik. Ada yang cuma ikut-ikutan temennya. Ada juga yang lomba banyak-banyakan beli tiket demi prestis.
Banyak banget karakter orang di sana.
Tapi satu yang paling gw inget.
I remember this person came to our booth. Seseorang yang sangat ceria dengan 3 teman lainnya.
Buka percakapan dengan becandaan "saya mau tanya ada apa ini?".
Me and other volunteers try to explain about this particular event. Tapi nampaknya pada saat itu temen-temen volunteer yang lain sibuk ngajak ngobrol 3 temennya dan 1 orang ini ngobrol sama gw.
I don't think that this person cares about this event, this person just love to have a conversation with us.
Selesai ngejelasin film apa aja yang direkomendasi, dia becanda dengan nanya "kok boothnya ngga ada kue-kuenya sih?"
Dan para volunteer cuma ketawa dan bilang "wuih!! Ngeledek aje!"
Dia bilang "lho? Ngga, maksudnya gw mau beliin. Itu pertanyaan pancingan doang!"
Me and other volunteers was shocked! Antara ngga enak, pengen sama takut dikerjain semua nyampur jadi satu.
Akhirnya si orang ceria dan baik hati tadi ngajak gw untuk beli makanan dan milih sesuka hati.
Di jalan dari booth ke tempat beli makanan ditambah ngantri ngabisin waktu sekitar 10 menit. But that was definitely my longest and the most memorable and valueable 10 minutes in my life.
Dia cerita banyak kalo dia adalah seorang dosen yang juga direktur sebuah perusahaan ternama dan juga wiraswasta (yang terlihat sangat humble dan ramah).
Banyak cerita dan pelajaran yang dia bagi selama ngantri.
Obrolan yang rasanya kaya ngobrol sama orang yang udah kenal lama banget (padahal baru 10 menit lalu).
Orang yang sangat ramah, royal, senang becanda dan ngga pamrih. Gw bahkan ngga ngira kalo orang ini bisa segitu pedulinya dan royalnya sama gw dan temen-temen gw. Gw juga ngga ngira kalo bisa dapet banyak banget informasi menarik dari orang ini.
Sebuah pengalaman absurd tapi berkesan dan ngasih banyak pelajaran. Cuma dimulai dari sebuah obrolan kecil.
Communication has taken me to another level of a journey.
Communication has given me so many things and lessons.
Communication has given me a lot of chances to meet great people.
Communication has taken me further (more than I ever thought)
Dan satu hal yang gw dapet dari berkomunikasi dengan berbagai macam orang adalah sebuah pelajaran untuk memaklumi dan belajar cara berhadapan dengan berbagai macam jenis kepribadian. Jangan pernah menilai dari penampilan karena kita ngga akan pernah tau apa yang bisa kita temuin dari hasil komunikasi kita dengan dia.
It's amazing that my body wasn't going anywhere that much, but my visions has been travelling to many places.
Hey dream! One day, I will live in Italy for good! And I believe that communication can take me there (dengan izin Tuhan juga pastinya hehe)